Apa arti to do list menurut kalian?
Daftar hal-hal yang harus dilakukan dalam satu hari? satu bulan, atau bahkan satu tahun karena sulit tercapai dalam waktu singkat?
Sepertinya pengertian ini sedikit bergantung pada pemilik to do list itu sendiri, bukan? Bagi saya, to do list adalah rekan kerja saya sehari-hari. Dengannya saya tidak perlu mengingat-ingat keseluruhan agenda dan daftar kerja yang kadang cukup banyak. Target kerja dan aktivitas pun terpenuhi, stres pun dapat diminimalisir. I am not trying to be perfectionist 😁 Tapi memang begitulah adanya. Saat saya dapat memberi tanda check atau mencoret daftar tersebut rasanya sangat memuaskan.
Saya lebih senang membuat daftar checklist kegiatan dalam satu minggu. Kenapa tidak per hari saja? Menurut saya, to do list harian terkesan kaku dan kurang memberi ruang pada diri saya untuk mengatur waktu. Mungkin karena sugesti daftar kerja yang begitu detail dan harus selesai pada hari itu juga. Selain itu, dengan jangka waktu seminggu kita bisa melihat target dan agenda yang lebih lengkap.
Namun, laiknya suatu alat, ada pula yang tidak membutuhkannya. Dari beberapa orang atau bahkan sebagian besar orang di sekitar saya tidak memerlukan to do list sebagai pengingat. Tapi bukan berarti mereka tidak dapat mencapai targetya, ya. Mereka tetap dapat produktif tanpa to do list dan menurutku itu keren.
Anyway, setiap orang memiliki pilihannya masing-masing. Yang terkadang berlawanan dari pilihan kita. Tapi, itu adalah suatu keniscayaan dan bukti kuasa Allah. Yang terpenting adalah, kita bisa selalu belajar untuk menjadi versi yang lebih baik dari diri kita dari hari ke hari.

0 Komentar